Project Bantu Warga, Dari Kita untuk Warga

Pada bulan Juni dan Juli tahun 2021 terus terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Oleh sebab itu, pemerintah mulai melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) dari tanggal 3 Juli 2021. Menurut rencana awal, PPKM Darurat akan dilaksanakan selama dua minggu, dari tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, namun jumlah kasuss baru Covid-19 belum kunjung mengalami penurunan, sehingga PPKM Darurat masih diberlakukan hingga saat ini.

PPKM telah memberikan dampak pada warga di desa rehabilitasi kusta. Sebagian dari mereka, khususnya yang tinggal di luar panti rehabilitasi saat ini mengalami kesulitan untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, karena tidak bisa berdagang maupun bekerja di luar desa mereka.

Sebagai respon atas kondisi tersebut, Yayasan Satu Jalan Bersama bergerak membantu warga di tiga desa rehabilitasi kusta Nganget, Donorojo dan Sumberglagah. Penggalangan dana, untuk membantu warga di tiga desa rehabilitasi kusta memenuhi kebutuhan pokok dan akses pelayanan kesehatan, dilakukan dari tanggal 22 Juli hingga 7 Agustus 2021. Dalam kurun waktu satu periode tersebut, telah terkumpul dana sebanyak Rp 7,140,000.00 yang diterima untuk pelaksanaan project bantu warga. Kami mengucapkan terima kasih untuk donator yang telah ikut serta membantu pelaksanaan project bantu warga kali ini.

Menggunakan uang donasi yang telah dikumpulkan khusus untuk project bantu warga serta saldo dalam rekening Yayasan yang didapatkan dari monthly supporter dan donator lain, kami mengirim uang tunai masing-masing sebesar Rp 7,000,000.00 untuk warga di desa Donorojo, Rp 10,000,000.00 untuk warga di desa Sumberglagah, serta 13,000,000.00 untuk warga di desa Nganget. Perbedaan nominal ditentukan berdasarkan jumlah warga di masing-masing desa. Kami memberikan anggaran untuk bantuan kebutuhan pokok sebesar 50,000.00 untuk masing-masing kepala keluarga.

Kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk kami datang langsung ke masing-masing desa, sehingga kami berkoordinasi dengan warga di masing-masing desa untuk mengatur pembelian bantuan berupa kebutuhan pokok hingga mendistribusikan bantuan tersebut kepada seluruh warga.

Kebutuhan pokok yang diberikan ke warga meliputi beras, minyak, gula, mi instan dan teh. Saat ini seluruh warga di tiga desa rehabilitasi kusta tersebut telah menerima bantuan kebutuhan pokok, termasuk warga yang ada di dalam panti rehabilitasi kusta di desa Nganget.




Selain itu, kami juga memberikan uang sebesar 5,000,000.00 untuk warga di desa Nganget yang jauh dan kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Uang ini dapat digunakan untuk biaya transport warga yang ingin berobat ke rumah sakit, maupun biaya tes swab antigen untuk mereka yang memiliki gejala Covid-19.